ECL Pro — IFRS 9 / PSAK 71 Engine

Otomatisasi Perhitungan CKPN & Pemodelan Risiko Kredit Perbankan

Platform aktuaria dan pemodelan risiko kredit perbankan terdepan di Indonesia. Otomatisasi pementasan Stage 1-2-3 (SICR), pemodelan PD forward-looking, LGD, dan EAD patuh regulasi OJK & IFRS 9.

100% Standar PSAK 71 & IFRS 9
Kepatuhan POJK 11 & POJK 40
Audit-Ready KAP & OJK
Arsitektur & Kapabilitas

Solusi Komprehensif Pemodelan Risiko Kredit

Memenuhi seluruh kriteria metodologi perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sesuai Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI) dan standar OJK.

Formula Kuantitatif
Pemodelan PD, LGD & EAD Otomatis

Kalkulasi Probability of Default (PD) dengan Matriks Migrasi Markov Chain, Loss Given Default (LGD) berbasis nilai kini pemulihan agunan, serta kalkulasi Exposure at Default (EAD) dengan Credit Conversion Factor.

Lihat simulasi fitur
Multi-Skenario Makro
Forward-Looking Macroeconomic Model

Penyesuaian cadangan kerugian dengan proyeksi indikator ekonomi makro multi-skenario (Pertumbuhan PDB riil, inflasi IHK, nilai tukar USD/IDR, dan suku bunga acuan BI-Rate) sesuai mandat IFRS 9.

Lihat simulasi fitur
POJK 11 & POJK 40
Staging 3-Tahap Berbasis Aturan OJK

Klasifikasi otomatis instrumen keuangan ke Stage 1 (12-month ECL), Stage 2 (Lifetime ECL - SICR), dan Stage 3 (Credit Impaired) dengan parameter DPD 30/90 hari, restrukturisasi, dan watchlist.

Lihat simulasi fitur
Audit-Ready KAP
Kertas Kerja & Audit Trail Regulator

Menghasilkan kertas kerja perhitungan granular per debitur hingga agregasi portofolio. Siap diuji oleh pengawas OJK, Bank Indonesia, serta auditor independen (KAP Big 4).

Lihat simulasi fitur
API Connector
Integrasi Core Banking & Data Warehouses

Konektor API langsung ke sistem Core Banking (Temenos, Silverlake, Mambu, atau in-house), data warehouse, dan spreadsheet tanpa perlu entri manual yang memakan waktu.

Lihat simulasi fitur
Kedaulatan Finansial
Sovereign Cloud & Opsi On-Premises

Data portofolio kredit debitur tersimpan di server lokal perbankan atau Tier-4 Sovereign Cloud Indonesia dengan enkripsi tingkat perbankan tanpa risiko kebocoran data nasabah.

Lihat simulasi fitur
Simulator CKPN Interaktif

Simulasi Dampak Cadangan Kerugian (CKPN) Portofolio Anda

Ubah baki debet pinjaman, porsi Stage 2 & 3, serta skenario ekonomi makro untuk melihat estimasi pembentukan CKPN dan dampaknya pada rasio kecukupan modal.

Rp 250 Miliar
Rp10 MiliarRp1 TriliunRp2 Triliun
12% (Rp 30.0 M)
1%15%30%
3.5% (Rp 8.8 M)
0.5%7.5%15.0%
Skenario Proyeksi Ekonomi Makro (Forward-Looking):
TOTAL PEMBENTUKAN CKPN (ECL)
Rp 9.02 Miliar
Coverage Ratio: 3.61% dari Total Portofolio
CKPN Stage 1 (12-Mo):Rp 2.54 M
CKPN Stage 2 (Lifetime):Rp 2.55 M
CKPN Stage 3 (Impaired):Rp 3.94 M
Portofolio Stage 1 (Performing):84.5% (Rp 211.3 M)
Konsultasi Pemodelan Portofolio
Klasifikasi Kualitas Aset

Pementasan Risiko 3-Tahap Standar IFRS 9 / PSAK 71

Pemisahan instrumen keuangan berdasarkan tingkat risiko kredit secara granular untuk mengoptimalkan efisiensi modal regulasi.

Stage 1Performing

Kredit Lancar (12-Month ECL)

Kriteria Pementasan:

Kolektibilitas 1 (Lancar) • DPD ≤ 30 Hari • Tidak ada indikasi kenaikan risiko signifikan

Metode Cadangan:

Perhitungan kerugian ekspektasian dibatasi hanya untuk periode 12 bulan ke depan.

Dampak Laba Rugi: Beban pembentukan CKPN minimal (~1.0% - 1.5% dari baki debet).
Stage 2Underperforming (SICR)

Kenaikan Risiko Signifikan (Lifetime ECL)

Kriteria Pementasan:

Kolektibilitas 2 (DPK) • DPD 31–90 Hari • Restrukturisasi atau masuk daftar watchlist

Metode Cadangan:

Kewajiban pencadangan seumur hidup (Lifetime Expected Credit Loss) hingga jatuh tempo.

Dampak Laba Rugi: Peningkatan cadangan CKPN substansial (~5% - 15% dari baki debet).
Stage 3Impaired / Default

Kredit Bermasalah / Macet (Lifetime ECL)

Kriteria Pementasan:

Kolektibilitas 3, 4, 5 (NPL) • DPD > 90 Hari • Kepailitan atau gagal bayar

Metode Cadangan:

Cadangan penuh seumur hidup dengan memperhitungkan nilai pemulihan agunan terdiskon.

Dampak Laba Rugi: Pencadangan agresif mendekati eksposur neto (~30% - 70% dari baki debet).
Skenario Institusi

Penerapan ECL Pro di Berbagai Sektor Keuangan

Solusi yang dirancang fleksibel untuk berbagai model bisnis jasa keuangan, mulai dari bank devisa hingga lembaga pembiayaan mikro.

Bank Umum & Bank Pembangunan Daerah (BPD)

Manajemen CKPN portofolio korporasi, SME, dan konsumer skala puluhan triliun dengan matriks transisi rating internal dan regresi makro multivariat.

Bank Perekonomian Rakyat (BPR & BPRS)

Implementasi praktis PSAK 71 berbasis Roll-Rate Matrix dan Vintage Analysis yang mudah dipahami tanpa perlu tim kuantitatif aktuaria internal yang mahal.

Perusahaan Pembiayaan (Multifinance)

Kalkulasi CKPN jutaan kontrak pembiayaan kendaraan bermotor, alat berat, dan anjak piutang dengan sinkronisasi ke sistem kredit operasional.

Fintech P2P Lending & Paylater

Pemodelan risiko kredit mikro bervolume jutaan transaksi dengan pembaruan kalkulasi harian, segmentasi cohort, dan pemantauan DPD real-time.

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) & LKM

Penyajian cadangan kerugian pinjaman anggota yang transparan dan akuntabel sesuai standar akuntansi keuangan entitas privat (SAK EP).

Kantor Akuntan Publik (KAP) & Auditor

Instrumen model pembanding independen (challenger model) untuk menguji kewajaran pembentukan CKPN dan sensitivitas makro bank auditee.

Perbandingan Metodologi

Spreadsheet Manual vs Goletin ECL Pro

Tinggalkan risiko formula korup dan ketidakkonsistenan data portofolio dengan platform otomatisasi aktuaria teruji.

Parameter & Kriteria KepatuhanSpreadsheet Excel ManualGoletin ECL Pro
Kapasitas Volume Data DebiturLambat dan rentan korup/crash pada data >100.000 baris pinjamanMampu memproses jutaan fasilitas kredit dalam hitungan menit
Pementasan Staging 1-2-3 (SICR)Formula logika nested IF rumit, rawan salah tagging kriteria OJKPementasan otomatis berbasis DPD, restrukturisasi, dan watchlist
Forward-Looking Macro ModelingInput manual tanpa validasi ekonometrika, rentan bias subjektifRegresi ekonometrika otomatis dengan multi-skenario pembobotan
Audit Trail & Kertas Kerja OJKSulit melacak jejak perubahan sel, formula rawan tertimpaAudit trail kriptografis dengan kertas kerja per debitur standar OJK
Integrasi Core BankingEkspor-impor CSV manual yang memakan waktu dan berisiko bocorKonektor API terenkripsi langsung ke Core Banking & Data Warehouse
Waktu Siklus Perhitungan Bulanan3 – 7 hari kerja tim risiko untuk rekonsiliasi spreadsheetSelesai dalam < 10 menit dengan laporan siap posting ke GL
Demo Teknis & Proof-of-Concept

Uji Coba ECL Pro dengan Data Sampel Bank Anda

Jadwalkan sesi Proof-of-Concept (PoC) bersama Quantitative Analyst & Financial Engineer kami untuk memvalidasi akurasi perhitungan cadangan kredit institusi Anda.

Kerahasiaan data portofolio dilindungi Non-Disclosure Agreement (NDA) sebelum sesi teknis.

Tanya Jawab Seputar PSAK 71

Pertanyaan Umum Kepatuhan IFRS 9

Jawaban atas pertanyaan mendasar mengenai metodologi pementasan kredit, forward-looking makro, dan integrasi ECL Pro.

5 Tanya Jawab PSAK 71 & IFRS 9

Pada PSAK 55 lama, cadangan kerugian baru dibentuk saat terjadi peristiwa kerugian nyata (incurred loss event, seperti tunggakan atau restrukturisasi). Sebaliknya, PSAK 71 (IFRS 9) mewajibkan pembentukan cadangan sejak hari pertama fasilitas kredit disalurkan (Day-1 Expected Credit Loss), dengan memperhitungkan proyeksi masa depan (forward-looking information) termasuk kondisi ekonomi makro.

Kepatuhan Risiko Kredit Enterprise

Siap Mengotomatisasi Perhitungan CKPN Institusi Anda?

Konsultan aktuaria dan financial engineer Karsasoft siap membantu Anda melakukan evaluasi data kredit, pemodelan PD forward-looking, dan integrasi ke Core Banking Anda.