Engine Valuasi Aktuaria & Imbalan Kerja PSAK 219

Benefits Engine: Valuasi Imbalan Kerja IAS 19 & PSAK 219

Otomatisasi valuasi aktuaria kewajiban imbalan pascakerja, pesangon pensiun UU Cipta Kerja (PP 35/2021), serta perhitungan DBO dan PBO berbasis metode Projected Unit Credit (PUC). Hasilkan laporan valuasi dan jurnal OCI yang siap diaudit.

Metode Projected Unit Credit (PUC)
Dual Kepatuhan IAS 19 & PP 35/2021
Audit-Ready Actuarial Report
Simulator Interaktif Aktuaria

Kalkulasi Liabilitas DBO & Beban Imbalan Pascakerja

Simulasikan estimasi kewajiban imbalan pasti (Defined Benefit Obligation), Biaya Jasa Kini (Current Service Cost), dan beban bunga periodik berdasarkan parameter demografis dan asumsi keuangan terkini.

Parameter Demografis & Asumsi Aktuaria

120 Orang
10 Orang500 Orang1.000 Orang
Rp 9.500.000 / bln
Rp4 Jt (UMR)Rp15 JtRp30 Jt
7 Thn
18 Thn
6.75%
6.00%
Ringkasan Valuasi Aktuaria IAS 19PUC Method
Total Liabilitas Imbalan Pascakerja (DBO / PBO)
Rp 7.310.042.449
Dicatat di Neraca sebagai Liabilitas Imbalan Pascakerja Jangka Panjang.
Biaya Jasa Kini (CSC)
Rp 1.044.291.778
Beban Laba Rugi Thn Berjalan
Beban Bunga Neto
Rp 493.427.865
Interest Cost (6.75%)
Total Beban Imbalan Kerja di Laba Rugi (P&L)CSC + Net Interest Expense
Rp 1.537.719.644
// Usulan Jurnal Akuntansi PSAK 219
Dr. Beban Imbalan Pascakerja (P&L)Rp 1.537.719.644
Cr. Liabilitas Imbalan PascakerjaRp 1.537.719.644
* Keuntungan/kerugian aktuaria dicatat terpisah ke akun OCI
Pilar Solusi & Kemampuan Aktuaria

Fitur Komprehensif Valuasi Imbalan Kerja Karyawan

Dirancang khusus bagi Departemen Keuangan, HR Kompensasi & Benefit, serta Aktuaris Korporasi untuk memastikan akurasi perhitungan tanpa ketergantungan lambat pada spreadsheet manual.

Metode Standar PUC

Pemodelan Projected Unit Credit (PUC) Teruji

Metode aktuaria baku yang diwajibkan oleh PSAK 219 dan IAS 19. Mengaitkan setiap periode masa kerja dengan satu unit hak imbalan dan mengukurnya secara terpisah.

PP 35/2021 & PKB Compliant

Dual Kepatuhan IAS 19 & UU Cipta Kerja PP 35/2021

Secara fleksibel membedah formula perhitungan imbalan pascakerja berdasarkan regulasi PP 35/2021, Perjanjian Kerja Bersama (PKB), atau Peraturan Perusahaan (PP).

SUN Yield & TMI IV Matrix

Asumsi Aktuaria Finansial & Demografis Dinamis

Memanfaatkan kurva imbal hasil Surat Utang Negara (SUN yield curve), tabel mortalitas Indonesia (TMI IV), tingkat pengunduran diri (turnover), dan ekspektasi kenaikan upah.

P&L vs OCI Classification

Pemisahan P&L vs Pendapatan Komprehensif Lain (OCI)

Memisahkan secara otomatis antara Biaya Jasa Kini & Beban Bunga (masuk ke Laba Rugi) dengan Pengukuran Kembali / Remeasurements selisih aktuaria (masuk ke OCI).

Audit-Ready Actuarial Report

Laporan Valuasi & Kertas Kerja CALK Siap Audit

Ekspor laporan aktuaria formal, analisis sensitivitas tingkat diskonto (±100 bps), dan tabel pengungkapan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) yang siap diserahkan ke KAP.

Real-time Payroll Sync

Sinkronisasi Data Payroll Yaycount ERP & Eksternal

Tarik data demografis karyawan (usia, tanggal mulai bekerja, gaji pokok, tunjangan tetap) secara real-time dari Yaycount HR Payroll atau impor file CSV/Excel dengan validasi cerdas.

Analisis Komparasi Kepatuhan

Perbandingan Spreadsheet Manual vs Benefits Engine

Ketahui bagaimana otomatisasi aktuaria memitigasi risiko temuan auditor dan kesalahan pencatatan liabilitas jangka panjang bernilai miliaran rupiah.

Aspek Kepatuhan & ValuasiMetode Manual / Spreadsheet TradisionalBenefits Engine (IAS 19 / PSAK 219)
Metodologi Aktuaria
✕Formula pesangon flat tanpa pemodelan diskonto dan probabilitas demografis bertahan hidup
Projected Unit Credit (PUC) penuh dengan diskonto obligasi negara & tabel mortalitas TMI IV
Perlakuan Regulasi PP 35/2021
✕Kerap keliru membedakan kompensasi pensiun normal, efisiensi perusahaan, atau pengunduran diri sukarela
Mesin aturan hukum otomatis memetakan seluruh pasal pesangon PP 35/2021 dan batas masa kerja
Pemisahan Rekening Neraca & OCI
✕Seluruh selisih kewajiban dibebankan sekaligus ke akun laba rugi operasional, mendistorsi laba bersih
Memisahkan Biaya Jasa (P&L) dan Keuntungan/Kerugian Aktuaria (OCI) sesuai paragraf 57–130 PSAK 219
Uji Sensitivitas untuk Audit KAP
✕Penyusunan simulasi manual berhari-hari saat auditor meminta skenario diskonto ±1% dan kenaikan upah
Matriks sensitivitas instan (±50 bps, ±100 bps) langsung tercetak otomatis dalam format CALK
Kecepatan Valuasi Akhir Tahun
✕Membutuhkan waktu 3–6 minggu menunggu laporan aktuaria konsultan eksternal selesai disusun
Valuasi interim dan akhir tahun dapat dijalankan dalam hitungan menit untuk penutupan buku cepat
Dukungan Aktuaris Berpengalaman

Konsultasi Valuasi Aktuaria & Implementasi Sistem

Diskusikan kompleksitas skema PKB, integrasi database payroll karyawan, atau tinjauan kesiapan audit laporan keuangan bersama tim aktuaria Karsasoft.

Pertanyaan Umum

Pertanyaan Seputar Benefits Engine

Informasi seputar metodologi aktuaria, kesiapan audit laporan keuangan, dan integrasi data payroll.

5 Tanya Jawab Benefits Engine

Ya. Metodologi yang digunakan adalah Projected Unit Credit (PUC) yang sepenuhnya patuh pada PSAK 219 dan IAS 19. Format laporan valuasi dilengkapi catatan asumsi aktuaria (discount rate SUN, TMI IV mortality, disability rate, turnover rate) serta tabel pengungkapan rekonsiliasi DBO yang sesuai standar pelaporan akuntansi formal.

Kepatuhan Liabilitas Ketenagakerjaan

Kalkulasi Imbalan Kerja IAS 19 & PSAK 219 Lebih Presisi

Hindari risiko salah saji material liabilitas pesangon pensiun dan percepat penyusunan laporan keuangan audit bersama Karsasoft.